Yassierli
Menteri Ketenagakerjaan RI, akademisi, dan Guru Besar ITB yang fokus pada ergonomi, rekayasa kerja, dan keselamatan kerja.
Biografi
Yassierli adalah Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia ke-28 yang menjabat sejak 21 Oktober 2024. Ia ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Yassierli dikenal sebagai seorang akademisi dan Guru Besar di Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menggantikan Ida Fauziyah sebagai Menteri Ketenagakerjaan.
Lahir di Padang pada 22 April 1976, Yassierli berasal dari keluarga Minangkabau. Ayahnya, Syamsuar Ahmad, dan ibunya, Rusni Syoeib, adalah pensiunan dosen di IKIP Padang (kini Universitas Negeri Padang). Yassierli adalah anak kelima dari tujuh bersaudara, yang semuanya merupakan alumni ITB. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Padang, kemudian melanjutkan ke ITB untuk meraih gelar Sarjana Teknik Industri pada tahun 1997. Ia kemudian meraih gelar Magister Teknik dan Manajemen Industri dari ITB pada tahun 2000, dan gelar Doktor Industrial and Systems Engineering dari Virginia Polytechnic Institute and State University, AS, pada tahun 2005.
Yassierli memulai karirnya sebagai staf pengajar dan peneliti di FTI ITB pada tahun 1998. Selain mengajar, ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi, termasuk menjadi Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) dan President of SEANES (Southeast Asian Network of Ergonomics Society). Ia pernah menjabat sebagai Kepala UPT Pengembangan Manusia dan Organisasi (PMO) ITB. Pada tahun 2022, ia sempat mencalonkan diri sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera, namun mengundurkan diri.
Sebagai seorang akademisi, Yassierli dikenal mengedepankan pendekatan berbasis riset dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Ia memiliki keahlian di bidang keselamatan kerja, rekayasa kerja, dan ergonomi. Gaya kepemimpinannya kemungkinan besar dipengaruhi oleh latar belakang akademisnya, dengan penekanan pada analisis data dan solusi berbasis bukti. Yassierli tidak berafiliasi dengan partai politik manapun, karena berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon menteri.
Pandangan
Riwayat Jabatan
- ? – Sekarang