
Taruna Ikrar
Taruna Ikrar adalah seorang dokter dan ilmuwan terkemuka di bidang farmasi, jantung, dan saraf, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dari universitas-universitas ternama di Indonesia, Jepang, dan Amerika Serikat, serta merupakan penemu metode pemetaan otak manusia.
Biografi
Taruna Ikrar adalah seorang dokter dan ilmuwan Indonesia yang memiliki spesialisasi di bidang farmasi, jantung, dan saraf. Perjalanan pendidikannya dimulai di Universitas Hasanuddin untuk studi kedokteran, kemudian melanjutkan ke jenjang magister di Universitas Indonesia. Ia meraih gelar Ph.D. dari Universitas Niigata, Jepang, dan memperdalam ilmunya melalui program post-doctoral di University of California, Amerika Serikat.
Salah satu pencapaian pentingnya adalah menjadi pemegang paten metode pemetaan otak manusia sejak tahun 2009, yang menunjukkan kontribusinya yang signifikan dalam ilmu pengetahuan. Sebelum mengemban jabatan sebagai Kepala BPOM, Taruna Ikrar pernah berkarya sebagai spesialis laboratorium di Universitas California, Irvine, dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua PB Ikatan Dokter Indonesia.
Pada tanggal 19 Agustus 2024, Taruna Ikrar resmi dilantik sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Penunjukannya ini diharapkan dapat membawa inovasi dan pengawasan yang lebih baik dalam bidang obat dan makanan di Indonesia, mengingat latar belakang keilmuan dan pengalamannya yang luas.
Riwayat Jabatan
- ? – Sekarang