Saleh Partaonan Daulay
TokohPartai Amanat Nasional (PAN)

Saleh Partaonan Daulay

Politikus PAN, anggota DPR RI sejak 2014, kini menjabat Ketua Komisi VII DPR RI periode 2024-2029.

1 jabatanDiperbarui 2 minggu lalu

Biografi

Saleh Partaonan Daulay, lahir di Sibuhuan, Padang Lawas, Sumatera Utara, pada 5 April 1974, adalah seorang politikus dan akademikus Indonesia dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara II pada Pemilu 2014 dan kembali terpilih pada periode berikutnya. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komisi VII DPR RI untuk periode 2024–2029, yang bertugas mengawasi bidang energi, penelitian dan teknologi, keberlanjutan lingkungan, serta industri strategis. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI.

Latar belakang pendidikan Saleh Daulay mencerminkan kombinasi antara pendidikan agama dan umum. Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Sastra Arab. Kemudian, ia melanjutkan studi magister di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Indonesia (UI), dengan fokus pada sejarah peradaban Islam dan filsafat. Ia juga meraih gelar Master of Arts dari Colorado State University, Amerika Serikat. Gelar doktor diraihnya di bidang ilmu pemikiran Islam dari UIN Jakarta. Selain pendidikan formal, Saleh juga memiliki pengalaman belajar di Pondok Pesantren Aek Hayuara Sibuhuan.

Sebelum terjun ke dunia politik, Saleh Daulay berprofesi sebagai dosen dan peneliti di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, terutama di lingkungan Muhammadiyah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2010–2015. Selain itu, ia juga terlibat dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Pengalaman organisasi ini memberikan landasan yang kuat bagi kiprahnya di dunia politik.

Karakter kepemimpinan Saleh Daulay tercermin dari latar belakangnya sebagai aktivis organisasi dan akademisi. Ia dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu menjembatani berbagai kepentingan. Sebagai Ketua Komisi VII DPR RI, ia menunjukkan perhatian terhadap isu-isu strategis seperti transisi energi, pengawasan pertambangan, dan hilirisasi industri. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan di kawasan pertambangan, termasuk reklamasi pascatambang.

Basis ideologis Saleh Daulay dapat dilihat dari keterlibatannya dalam organisasi Muhammadiyah dan latar belakang pendidikannya di bidang filsafat Islam. Ia memiliki perhatian terhadap isu-isu keumatan dan kebangsaan, serta berupaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam spektrum politik nasional, ia cenderung berada pada posisi moderat dan inklusif, dengan mengedepankan dialog dan kerjasama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Pandangan

Sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN, posisi politiknya umumnya selaras dengan garis kebijakan partai tersebut. Keterlibatannya dalam organisasi keislaman seperti Muhammadiyah dan MUI menunjukkan orientasi keagamaan yang kuat dalam pandangan politiknya.

Riwayat Jabatan

  1. ? – Sekarang
    Kepala

    Ketua Komisi 7 DPR RI

    Komisi 7 DPR RI