Saifullah Yusuf
TokohPKB

Saifullah Yusuf

Gus Ipul

Politisi Indonesia, Menteri Sosial, mantan Wali Kota Pasuruan, dan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur.

1 jabatanDiperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Ipul, adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial. Ia lahir di Pasuruan, Jawa Timur, pada 28 Agustus 1964. Gus Ipul adalah keponakan dari Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia menikah dengan Fatma Saifullah Yusuf dan memiliki empat orang anak.

Gus Ipul memulai karier politiknya dengan bergabung dengan GP Ansor, organisasi sayap pemuda NU. Ia menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor selama dua periode, dari tahun 2000 hingga 2010. Sebelumnya, ia juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum GP Ansor pada tahun 1999. Pada Pemilu 1999, Gus Ipul terpilih menjadi anggota DPR RI dari PDI-P. Ia kemudian mengundurkan diri dari PDI-P dan bergabung dengan PKB pada tahun 2001. Pada Muktamar PKB tahun 2002, ia terpilih menjadi Sekretaris Jenderal PKB.

Karier politik Gus Ipul terus menanjak. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu dari tahun 2004 hingga 2007. Ia kemudian terpilih menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode, dari tahun 2009 hingga 2019, mendampingi Gubernur Soekarwo. Pada tahun 2020, Gus Ipul terpilih menjadi Wali Kota Pasuruan. Namun, ia tidak menyelesaikan masa jabatannya karena dilantik menjadi Menteri Sosial pada 11 September 2024.

Gus Ipul dikenal sebagai politisi yang dekat dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Ia juga memiliki pengalaman yang luas dalam pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Gaya kepemimpinannya cenderung inklusif dan mengutamakan dialog. Dalam spektrum politik Indonesia, Gus Ipul mewakili arus nasionalis-religius dengan penekanan pada pembangunan daerah dan kesejahteraan sosial.

Pandangan

Gus Ipul memiliki latar belakang kuat dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU), yang seringkali mencerminkan pandangan politik moderat, nasionalis-religius, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial. Keterlibatannya di PKB dan PBNU menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai keislaman moderat dan kebangsaan. Pengalamannya di berbagai jabatan publik, termasuk Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Menteri Sosial, mengindikasikan fokus pada isu-isu pemerataan pembangunan dan perlindungan sosial.

Riwayat Jabatan

  1. ? – Sekarang
    Menteri

    Menteri Sosial

    Kementerian Sosial