NU
Tokoh

Nasaruddin Umar

Menteri · Kemenag

1 jabatanDiperbarui 3 minggu lalu

Nasaruddin Umar adalah Menteri Agama RI ke-25, Imam Besar Masjid Istiqlal, dan cendekiawan Muslim yang dikenal karena pandangan progresifnya tentang Islam dan isu gender.

Jabatan Saat Ini

Menteri
Kementerian Agama
Okt 2024 – Sekarang

Biografi

Nasaruddin Umar, lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959, saat ini menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia ke-25 sejak 21 Oktober 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI dari tahun 2011 hingga 2014. Selain posisinya di pemerintahan, Nasaruddin Umar juga dikenal sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Ia juga merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As'adiyah sejak 2022.

Nasaruddin Umar menempuh pendidikan di berbagai pesantren dan meraih gelar sarjana dari IAIN Ujung Pandang. Ia melanjutkan studi pascasarjana di IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meraih gelar Magister (1992) dan Doktor (1998). Selama studi doktoralnya, ia menjadi mahasiswa di Universitas McGill, Montreal, Kanada (1993–1994), dan Universitas Leiden, Belanda (1994–1995). Setelah meraih gelar doktor, ia menjadi sarjana tamu di Sophia University, Tokyo (2001), SOAS University of London (2001–2002), dan Georgetown University, Washington DC (2003–2004). Ia menikah pada usia 35 tahun dengan Dra. Helmi Halimatul Udhma dan dikaruniai tiga orang anak.

Nasaruddin Umar dikenal sebagai tokoh yang memiliki pemikiran progresif dan terbuka. Ia aktif dalam dialog antar agama dan dikenal karena pandangannya yang toleran. Ia juga merupakan pendiri organisasi lintas agama, Masyarakat Dialog antar Umat Beragama. Selain itu, ia adalah anggota Tim Penasehat Inggris-Indonesia yang didirikan oleh mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.

Secara ideologis, Nasaruddin Umar dikenal sebagai sosok pembaharu dalam dunia Islam Indonesia. Ia memiliki perhatian khusus pada isu gender dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Pemikirannya banyak dipengaruhi oleh pengalaman akademiknya dan keterlibatannya dalam berbagai forum dialog. Ia dikenal karena pandangan-pandangannya yang progresif dalam pemikiran Islam, termasuk dalam persoalan gender dan perjuangan hak-hak kaum perempuan.

Riwayat Jabatan

Okt 2024 – Sekarang
Lainnya
Menteri