
Mugiyanto
Mugiyanto adalah tokoh publik Indonesia.
Biografi
Mugiyanto adalah seorang aktivis reformasi 1998 yang pernah menjadi korban penculikan dan penyiksaan oleh aparat militer. Ia diculik pada Maret 1998 dan dibebaskan pada Juni 1998 setelah Soeharto turun dan UU Anti Subversi ditiadakan. Selama penculikan, ia disiksa dan diinterogasi terkait aktivitasnya dalam upaya menurunkan Soeharto, mencabut Dwifungsi ABRI, dan membangun sistem multipartai. Ia juga ditanyai mengenai hubungannya dengan Megawati Sukarnoputri dan Abdurrahman Wahid, serta keberadaan Andi Arief dan Widji Thukul.
Setelah dibebaskan, ia ditampung oleh Munir dan diminta mengkampanyekan perlawanan terhadap penghilangan orang di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia kemudian menjadi koresponden stasiun televisi Belanda, NOS, dan meliput persoalan politik. Pengalaman traumatis selama penculikan membuatnya mengalami trauma permanen dan selalu merasa diawasi.
Saat ini, ia aktif memperjuangkan hak asasi manusia sebagai Senior Program Officer HAM dan Demokrasi di INFID, serta menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya Kedeputian V, Kantor Staf Presiden. Ia juga akan menjabat sebagai Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia mulai 21 Oktober 2024.
Pandangan
Riwayat Jabatan
- ? – Sekarang