Erwin Aksa Mahmud
Tokoh

Erwin Aksa Mahmud

Erwin Aksa, pengusaha dan politikus, adalah anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Partai Golkar, mewakili Dapil DKI Jakarta III.

Diperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Erwin Aksa Mahmud, lahir di Ujung Pandang (Makassar), Sulawesi Selatan, pada 7 Desember 1975, adalah seorang politikus dan pengusaha Indonesia. Ia saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Partai Golkar, mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta III. Di Partai Golkar, Erwin menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis di DPP. Selain aktif di politik, Erwin juga dikenal sebagai Komisaris Utama Bosowa Group, sebuah perusahaan konglomerasi yang didirikan oleh ayahnya.

Erwin berasal dari keluarga dengan latar belakang bisnis dan politik yang kuat. Ayahnya, Aksa Mahmud, adalah pendiri Bosowa Group dan pernah menjadi anggota MPR RI serta DPD RI. Ibunya, Ramlah Kalla, adalah adik dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan saat ini menjabat sebagai Komisaris di Bosowa Group. Erwin menikah dengan Andi Fatmawati Manggabarani, dan memiliki tiga orang anak.

Karier Erwin dimulai di Bosowa Group setelah ia menyelesaikan studi Ekonomi di University of Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat pada tahun 1997. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bosowa Group pada tahun 2006. Sebelum terjun ke politik, Erwin aktif di organisasi pengusaha, termasuk menjadi Ketua Umum HIPMI (2008-2011) dan Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Konstruksi dan Infrastruktur (2015-2020). Di dunia olahraga, ia pernah menjadi manajer klub sepak bola PSM Makassar.

Erwin dikenal sebagai tokoh yang tenang, moderat, dan fokus pada isu-isu substantif seperti ekonomi rakyat, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM. Ia dianggap sebagai figur yang mampu menjembatani dunia usaha dan politik dengan pendekatan yang rasional dan progresif. Meskipun berasal dari keluarga berpengaruh, Erwin disebut memilih jalannya sendiri dengan berbasis pada kerja keras, pengalaman lapangan, dan visi jangka panjang.

Sebagai politisi, Erwin menunjukkan idealisme dan keberanian untuk memiliki pandangan yang berbeda dengan rekan atau partai politiknya jika dianggap benar dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia dikenal dekat dengan berbagai kalangan, termasuk anak muda.