Chusnunia Chalim
Tokoh

Chusnunia Chalim

Politikus PKB, pernah menjadi Wakil Gubernur Lampung, kini menjabat sebagai anggota DPR RI.

Diperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Chusnunia Chalim, yang akrab disapa Nunik, adalah seorang politikus Indonesia dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia lahir di Lampung Timur pada 12 Juli 1982. Saat ini, ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Lampung II. Sebelumnya, Nunik pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2023, Bupati Lampung Timur periode 2016-2019, dan anggota DPR RI periode 2009-2014 serta 2014-2019.

Nunik lahir dari keluarga религиозный. Ayahnya, KH Abdul Halim, adalah seorang ulama dan pemimpin pondok pesantren di Lampung Timur. Ia menempuh pendidikan формальный dan nonformal, termasuk pesantren di Jawa Tengah. Pendidikan tingginya meliputi изучал ilmu syariah, hukum, ilmu politik, dan kenotariatan, hingga meraih gelar doktor di bidang sastra dan ilmu sosial dari Universitas Malaya, Malaysia. Kedua adiknya juga terjun ke dunia politik; salah satunya adalah anggota DPD RI.

Karier politik Nunik dimulai sejak awal 2000-an di PKB. Ia pernah menjadi Kepala Administrasi dan Keuangan Fraksi PKB di DPRD Jawa Tengah, staf pengurus DPP PKB di Jakarta, dan staf khusus Menteri Tenaga Kerja di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pengalaman di сфере eksekutif didapatkannya saat menjabat sebagai Bupati Lampung Timur dan Wakil Gubernur Lampung. Pada tahun 2023, ia mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur Lampung untuk maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI.

Sebagai представитель dari generasi muda PKB, Nunik dikenal memiliki kemampuan politicking yang baik. Ia juga aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan dan форум mahasiswa daerah. Gaya kepemimpinannya kemungkinan dipengaruhi oleh latar belakangnya yang религиозный dan pendidikannya yang luas. Ia juga pernah dipanggil KPK untuk mengklarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Basis ideologis Nunik kemungkinan besar dipengaruhi oleh nilai-nilai религиозный dan nasionalis yang menjadi фундамент PKB. Ia juga peduli pada sektor pertanian dan nasib petani, sebagaimana diungkapkan saat mendampingi Arinal Djunaidi dalam Pilgub Lampung 2018. Dalam spektrum politik Indonesia, ia mewakili arus модернизация dalam tubuh PKB dengan tetap mempertahankan akar tradisionalnya.