Christina Aryani
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Tahun 2024 tersedia, namun detailnya tidak disebutkan dalam sumber yang ditemukan.
Politisi Golkar, saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia setelah sebelumnya menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.
Biografi
Christina Aryani lahir di Jakarta pada 17 Juli 1975. Ia adalah seorang politisi dari Partai Golkar. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen PPMI) sejak 21 Oktober 2024. Sebelumnya, Christina menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri).
Christina memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang ekonomi dan hukum. Ia meraih gelar sarjana di bidang manajemen bisnis dari STIE Ipwija dan ilmu hukum dari Unika Atma Jaya. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan magister hukum di Universitas Indonesia. Sebelum terjun ke dunia politik, Christina memiliki karier profesional sebagai *production manager* di Strategic Communication Laboratories (SCL Elections) di London, dosen fakultas hukum, *legal counsel*, dan *executive director* di berbagai perusahaan swasta.
Kariernya di dunia politik dimulai pada tahun 2006 ketika ia bergabung dengan Partai Golkar. Di dalam partai, Christina dipercaya sebagai salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Ketua Perwakilan Partai Golkar Luar Negeri, Hakim Mahkamah Partai, dan Dewan Pengawas Golkar Institute. Meskipun tidak terpilih kembali sebagai anggota DPR pada Pemilu 2024, ia mendapatkan kesempatan untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran.
Christina dikenal memiliki komitmen dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia juga dikenal vokal dalam memperjuangkan isu perlindungan WNI di luar negeri. Salah satu mottonya adalah "Sebaik-baiknya Hidup, Harus Bermanfaat Bagi Orang Lain". Christina juga aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya melalui Aryani Foundation yang didirikannya pada tahun 2010 untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Christina meyakini bahwa politik dapat dijalankan dengan cara yang bermartabat dan memihak pada kepentingan umum dengan berpegang pada nilai kejujuran, ketulusan, dan keberpihakan pada kaum marginal. Dalam spektrum politik Indonesia, Christina Aryani mewakili arus pemikiran yang berorientasi pada perlindungan pekerja migran dan berupaya untuk menjalankan politik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika.
Pandangan
Riwayat Jabatan
- ? – SekarangKepala
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)