
Bernard Mandacan
Bernard Mandacan adalah Bupati Manokwari Selatan periode 2025-2030, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manokwari Selatan.
Biografi
Bernard Mandacan lahir pada 9 Agustus 1975. Ia adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Manokwari Selatan. Ia dilantik pada 20 Februari 2025, didampingi oleh Mesak Inyomusi sebagai Wakil Bupati, setelah memenangkan Pemilihan Umum Bupati Manokwari Selatan 2024. Sebelumnya, Mandacan terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manokwari Selatan.
Latar belakang pendidikan Mandacan mencakup Sekolah Ilmu Pemerintahan pada STISPOL Manado (S1) yang diraihnya pada tahun 2009. Selain itu, ia juga pernah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan di Badan Diklat Pemerintah Provinsi Papua pada tahun 2004. Sebelum menempuh pendidikan tinggi, Mandacan bersekolah di SMP Swadaya Ransiki dan SMP Negeri Ransiki, serta SD Inpres Cenderawasih Ransiki.
Sebelum menjabat sebagai Bupati, Mandacan aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Suku Hatam Wilayah I Kabupaten Manokwari Selatan (2017-2024), anggota KNPI Papua Barat (2007-2024), dan Ketua Pemuda GPDI (2003-2008). Pengalaman organisasi ini memberikan bekal penting dalam memahami dinamika sosial dan aspirasi masyarakat Manokwari Selatan.
Sebagai Bupati, Mandacan memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat Manokwari Selatan yang harmonis, beradab, adil, mandiri, dan sejahtera. Ia juga berkomitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, tata kelola pemerintahan yang baik, pemerataan pembangunan infrastruktur, dan kemandirian ekonomi berbasis potensi sumber daya alam. Dalam menjalankan pemerintahan, Mandacan menekankan pentingnya kedisiplinan pegawai, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia juga berjanji untuk memperhatikan penempatan pejabat struktural sesuai dengan pangkat dan golongan.
Mandacan dikenal dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Sebagai kader PDI Perjuangan, ia berkomitmen untuk memperkuat soliditas partai dan hadir secara aktif di tengah masyarakat. Ia juga berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi antara tiga pilar partai: legislatif, eksekutif, dan struktural.