Baharuddin Siagian
Tokoh

Baharuddin Siagian

Baharuddin Siagian adalah Bupati Batu Bara yang menjabat sejak 20 Februari 2025, dikenal karena latar belakang birokratnya dan fokus pada pembangunan daerah.

Diperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Baharuddin Siagian adalah Bupati Batu Bara yang mulai menjabat pada 20 Februari 2025. Ia memenangkan Pemilihan Umum Bupati Batu Bara 2024 bersama wakilnya, Syafrizal, dengan meraih 81.358 suara sah atau 41,49% dari total suara sah. Baharuddin dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Sebelum terjun ke dunia politik, Baharuddin memiliki karier panjang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lahir di Aek Loba, Asahan, Sumatera Utara, pada 16 Juni 1966, Baharuddin Siagian menempuh pendidikan di Sumatera Utara, sebelum memulai kariernya sebagai PNS pada tahun 1988 di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Ia kemudian meraih gelar S.H. dari Universitas Sumatera Utara dan M.Si.

Karier birokratnya mencakup berbagai posisi strategis di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora), Plt Kepala Biro Kesra Setdaprovsu, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sebelum menjadi Bupati Batu Bara, Baharuddin dikenal sebagai sosok yang berpengalaman dalam pemerintahan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Keputusannya untuk maju dalam Pilkada Batu Bara 2024 dinilai sebagai langkah berani, mengingat posisinya saat itu sebagai Ketua Harian PB PON Aceh-Sumut.

Baharuddin dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki komitmen kuat untuk membangun daerah. Ia dinilai memahami dinamika sosial, budaya, dan adat istiadat, sehingga mampu menjadi perekat bagi berbagai suku dan golongan di Sumatera Utara. Gaya kepemimpinannya inklusif dan merangkul semua golongan, serta terbuka terhadap kritik dan masukan.

Baharuddin memiliki visi besar dalam membangun sumber daya manusia, terutama di kalangan pemuda. Ia memandang pemuda sebagai tulang punggung bangsa yang perlu dipersiapkan dengan keterampilan dan kemampuan yang tepat. Ia juga dikenal memiliki komitmen dalam menjaga harmoni sosial serta mempererat hubungan antarumat beragama dan suku.