Arzeti Bilbina Setyawan
Tokoh

Arzeti Bilbina Setyawan

Arzeti Bilbina Setyawan adalah seorang politikus, peragawati, aktris, dan presenter Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak 2015.

Diperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Arzeti Bilbina Huzaimi Setiawan, lahir pada 4 September 1973, adalah seorang tokoh publik yang dikenal karena kiprahnya di dunia hiburan dan politik Indonesia. Ia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Arzeti mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I, yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Ia pertama kali dilantik menjadi anggota DPR-RI pada 28 Januari 2015, menggantikan Imam Nahrawi yang diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Arzeti kembali terpilih untuk periode 2019-2024 dan 2024-2029.

Sebelum terjun ke dunia politik, Arzeti dikenal sebagai seorang peragawati, bintang film, sinetron, dan pembawa acara. Ia memulai karirnya sebagai model pada usia 14 tahun dan berhasil menjadi salah satu peragawati papan atas di Indonesia. Selain itu, ia juga pernah membintangi beberapa film televisi (FTV) dan sinetron. Arzeti menikah dengan Aditya Setiawan pada tahun 2004 dan dikaruniai tiga orang anak.

Arzeti aktif di berbagai organisasi, termasuk PP Fatayat NU sebagai Koordinator Bidang Ekonomi (2015-2020), PP Lesbumi NU sebagai Wakil Ketua (2015-2020), DPP Perempuan Bangsa sebagai Wakil Ketua (2015), PARFI'56 sebagai Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga (2016), dan FPPI sebagai Ketua Bidang Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat (2020). Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Nasional pada tahun 1999, Magister Administrasi Publik dari Universitas Nasional pada tahun 2015, dan Doktor Ilmu Politik dari Universitas Nasional pada tahun 2023. Disertasinya berjudul "Politik Kebijakan Anggaran dan Konflik Kepentingan Dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia".

Sebagai anggota DPR-RI, Arzeti bertugas di Komisi IX. Ia dikenal memiliki perhatian terhadap isu-isu kesehatan, tenaga kerja, dan pemberdayaan perempuan. Arzeti juga aktif menyuarakan pentingnya integrasi data kependudukan untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk dalam upaya eliminasi tuberkulosis (TB). Gaya kepemimpinan Arzeti cenderung inklusif dan kolaboratif, dengan fokus pada pemecahan masalah dan pencarian solusi yang berkelanjutan. Ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap aspirasi yang berkembang.