Arlan
Tokoh

Arlan

Arlan adalah Wali Kota Prabumulih periode 2025–2030, dikenal sebagai pengusaha karet dan politisi dari Partai Gerindra. Kepemimpinannya diwarnai kontroversi dan program populis.

Diperbarui 5 minggu lalu

Biografi

Arlan, lahir pada 30 Maret 1975, menjabat sebagai Wali Kota Prabumulih periode 2025-2030. Ia terpilih bersama wakilnya, Franky Nasril, dalam Pilkada 2024 dengan meraih 53,29 persen suara. Sebelum terjun ke politik, Arlan dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang karet. Ia merupakan kader Partai Gerindra. Pelantikannya sebagai Wali Kota dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Latar belakang Arlan berasal dari keluarga sederhana. Ia adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Basri dan Husiah. Pendidikan formalnya meliputi SD Negeri Bandar Jaya Umpam, SMP Negeri Simpang (kemudian pindah ke Prabumulih), dan SMA PGRI Kota Prabumulih. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Hukum di Universitas Sjakhyakirti Palembang.

Perjalanan karier Arlan tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami kebangkrutan pada tahun 1997. Namun, pada tahun 2003, ia bangkit kembali dan membangun bisnis karetnya hingga sukses mempekerjakan ratusan karyawan dan memiliki ribuan mitra. Sebelum menjadi wali kota, Arlan juga merambah bisnis kontraktor dan pernah menjadi komisaris utama di sebuah perusahaan.

Kepemimpinan Arlan diwarnai dengan gaya yang unik dan kontroversial. Saat kampanye Pilkada 2024, ia memperkenalkan keempat istrinya ke publik, sebuah tindakan yang menuai beragam reaksi. Ia juga sempat menjadi sorotan karena diduga mencopot kepala sekolah SMPN 1 Prabumulih yang menegur anaknya. Kementerian Dalam Negeri bahkan memberikan teguran tertulis terkait kasus ini.

Visi kepemimpinan Arlan adalah mewujudkan "Prabumulih MAS (Makmur dan Sejahtera)". Program-programnya berorientasi pada peningkatan gizi anak, ketahanan pangan, kemudahan investasi, dan pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal. Dalam spektrum politik, Arlan cenderung populis dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.