Arif Eka Saputra
Tokoh

Arif Eka Saputra

Arif Eka Saputra adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPD RI periode 2024-2029 mewakili Provinsi Riau, dan terpilih sebagai Wakil Ketua Komite IV.

Diperbarui 3 minggu lalu

Biografi

Arif Eka Saputra, S.Pi., adalah seorang senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024-2029 yang mewakili Provinsi Riau. Ia terpilih menjadi Wakil Ketua Komite IV DPD RI pada Oktober 2024. Komite IV memiliki lingkup tugas yang berkaitan dengan APBN, perimbangan keuangan pusat dan daerah, serta memberikan pertimbangan hasil pemeriksaan keuangan negara dan pemilihan Anggota BPK, pajak dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Arif Eka Saputra lahir di Pekanbaru, Riau, pada 23 September 1975. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Ayahnya, Nazarudin, adalah seorang pensiunan pegawai hotel, dan ibunya, Arma (Alm), adalah seorang guru SMP. Arif menempuh pendidikan dasar di SDN 01 Senapelan, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 dan SMAN 6 (sekarang SMAN 8 Pekanbaru). Ia kemudian menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Riau dengan jurusan Perikanan dan Kelautan.

Sebelum terjun ke dunia politik, Arif Eka Saputra dikenal sebagai seorang pengusaha advertising yang sukses di Riau. Ia memulai usahanya dari kecil, berjualan pulsa dan aksesoris handphone, hingga akhirnya merambah ke bisnis periklanan. Pengalaman sebagai tim sukses pemenangan kepala daerah menjadi titik balik yang menginspirasinya untuk mendirikan usaha penyediaan alat peraga kampanye (APK). Dengan kegigihan dan kerja keras, usahanya berkembang pesat hingga memiliki cabang di berbagai daerah di Indonesia. Selain berbisnis, Arif juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI Kota Pekanbaru dan Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Provinsi Riau.

Karakter kepemimpinan Arif Eka Saputra tercermin dari pengalamannya sebagai pengusaha dan aktivis organisasi. Ia dikenal sebagai sosok yang gigih, pekerja keras, dan memiliki jaringan yang luas. Gaya komunikasinya cenderung lugas dan terbuka, serta berorientasi pada solusi dan kemajuan daerah. Dalam pengambilan keputusan, ia mengutamakan musyawarah dan mufakat, serta mempertimbangkan berbagai aspek dan kepentingan.

Basis ideologis Arif Eka Saputra adalah nasionalisme dan ekonomi kerakyatan. Ia memiliki perhatian yang besar terhadap isu-isu pembangunan daerah, UMKM, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam spektrum politik nasional, ia cenderung berada di posisi tengah, dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan atau partai.