Argo Vinsensius Sumaiku
Tokoh

Argo Vinsensius Sumaiku

Argo Vinsensius Sumaiku adalah Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) periode 2025-2030, dikenal dekat dengan masyarakat dan berdedikasi pada daerahnya.

Diperbarui 5 minggu lalu

Biografi

Argo Vinsensius Sumaiku menjabat sebagai Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sejak 20 Februari 2025, mendampingi Bupati Oskar Manoppo. Ia memenangkan Pemilihan Umum Bupati Bolaang Mongondow Timur 2024. Dalam dunia politik, Argo dipercaya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Bolaang Mongondow Timur untuk periode 2022-2027.

Lahir di Guaan, Bolaang Mongondow Timur, pada 6 Juli 1977, Argo menempuh pendidikan dasar di SD Katolik Xaverius Guan (1984-1990), SMP Negeri Modoinding (lulus 1993), dan SMA Katolik Teodorus Kotamobagu (lulus 1996). Sebelum terjun ke pemerintahan, Argo aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan keagamaan. Ia tercatat sebagai Ketua Kaum Bapak Katolik Bolaang Mongondow Timur selama tiga periode (2014-2018, 2018-2022, dan 2022-2026) dan terpilih sebagai Ketua Legio Christi Bolaang Mongondow Timur pada tahun 2020.

Karier politik Argo dimulai pada tahun 2009 ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Ia terpilih kembali selama tiga periode, dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Pengalaman sebagai anggota DPRD selama tiga periode memberikan bekal pengetahuan tentang dinamika pemerintahan daerah dan kebutuhan masyarakat Boltim.

Argo dikenal sebagai sosok politisi yang dekat dengan rakyat, dengan latar belakang sebagai petani yang membentuk karakter kerja keras dan disiplin. Ia memiliki pengalaman hidup yang beragam sehingga memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Gaya kepemimpinannya menekankan sinergi dan kerja cepat seluruh jajaran pemerintah daerah.

Belum ada informasi spesifik mengenai basis ideologis dan pengaruh pemikiran Argo yang terpublikasi. Namun, keterlibatannya dalam organisasi keagamaan menunjukkan nilai-nilai moral dan sosial yang kuat dalam dirinya. Fokusnya pada pembangunan potensi lokal dan regional, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas SDM mengindikasikan orientasi pada pembangunan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Line N: