Almalik Pababari
Almalik Pababari adalah anggota DPD RI mewakili Sulawesi Barat, juga pernah menjabat sebagai Bupati Mamuju dan anggota DPRD Sulawesi Barat.
Biografi
H. Almalik Pababari, sering disapa Uwe, lahir pada 14 Desember 1948. Ia adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang terpilih mewakili daerah pemilihan Sulawesi Barat pada Pemilu 2019 dan kembali terpilih pada periode 2024-2029. Sebelumnya, ia merupakan Anggota DPRD Sulawesi Barat selama tiga periode sejak 2004 hingga 2019. Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Almalik Pababari adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Karier politik Almalik Pababari dimulai dari tingkat daerah. Ia pernah menjabat sebagai Camat Budong Kabupaten Mamuju (1982–1984) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju (1984–1987). Titik balik penting dalam kariernya adalah ketika ia menjabat sebagai Bupati Mamuju periode 1999–2004. Sebelum menjadi bupati, ia merupakan anggota DPRD Tingkat II Mamuju. Setelah menjadi bupati, ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat selama tiga periode.
Almalik Pababari dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan. Ia telah terpilih sebanyak delapan kali dalam pemilu, yaitu empat kali sebagai anggota DPRD Kabupaten, tiga kali sebagai anggota DPRD Provinsi, dan satu kali sebagai anggota DPD RI. Pada awalnya, Almalik Pababari merupakan kader Golkar, bahkan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua I DPD Tingkat II Golkar Kabupaten Mamuju pada 1983–1992 dan kemudian menjadi Ketua DPD Tingkat II Golkar Kabupaten Mamuju pada 1998–2004. Pada tahun 2009, ia maju sebagai calon anggota DPRD Sulawesi Barat melalui Partai Hanura dan tercatat sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2011–2018.
Sebagai seorang anggota DPD RI, Almalik Pababari aktif menyuarakan aspirasi masyarakat Sulawesi Barat. Pada tahun 2019, ia menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR-RI di SMA Negeri 1 Mamuju, menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia berharap agar Pancasila sebagai ideologi negara dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.