Agus Harimurti Yudhoyono
Politisi Indonesia, Ketua Umum Partai Demokrat, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Biografi
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), lahir di Bandung, 10 Agustus 1978, adalah seorang politikus terkemuka di Indonesia. Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sejak 21 Oktober 2024. Sebelumnya, AHY menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selain itu, AHY juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat sejak tahun 2020. Ia menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang merupakan mantan Presiden Republik Indonesia.
AHY adalah putra pertama dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono). Ia menikah dengan Annisa Larasati Pohan dan dikaruniai seorang putri bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono. Latar belakang keluarga AHY sangat kental dengan dunia militer. Kakek dari pihak ibu, Sarwo Edhie Wibowo, adalah seorang tokoh militer terkemuka.
Sebelum terjun ke dunia politik, AHY memiliki karir yang cemerlang di militer selama 16 tahun. Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa serta Pedang Trisakti Wiratama. AHY juga memiliki tiga gelar master dari universitas terkemuka di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2024, AHY meraih gelar doktor (S3) di bidang Human Resource Development Management dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Pada tahun 2016, AHY mengakhiri karir militernya untuk mengikuti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Meskipun belum berhasil memenangkan pilkada tersebut, langkah ini menandai awal karir politiknya yang semakin meningkat.
Gaya kepemimpinan AHY dinilai tegas dan terukur. Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, ia berupaya membangun citra partai yang modern dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. AHY juga dikenal sebagai sosok yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Ia mendirikan The Yudhoyono Institute dan AHY Foundation yang bergerak di bidang kepemimpinan, politik, dan sosial-kemanusiaan.
AHY tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan demokrasi. Ia banyak belajar dari pengalaman ayahnya, SBY, yang merupakan seorang pemimpin yang berpengaruh di Indonesia. Dalam spektrum politik Indonesia, AHY mewakili generasi muda yang berorientasi pada kemajuan, stabilitas, dan keadilan sosial.