AR
Tokoh

Achmad Ru'yat

Diperbarui 3 minggu lalu

Achmad Ru'yat adalah politikus Indonesia dari PKS, saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029, sebelumnya pernah menjadi Wakil Walikota Bogor dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Biografi

Achmad Ru'yat, lahir di Serang, Banten, pada 9 September 1966, adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mewakili daerah pemilihan Jawa Barat V. Sebelumnya, ia dikenal luas sebagai Wakil Wali Kota Bogor periode 2009-2014. Karier politiknya yang panjang telah menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting di Jawa Barat.

Ru'yat berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang politik. Ayahnya adalah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan pernah menjadi anggota DPRD di Banten. Ia menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Serang, sebelum melanjutkan ke Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan meraih gelar dokter hewan pada tahun 1992. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia.

Karier politik Ru'yat dimulai pada tahun 1999 ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Keadilan. Pada tahun 2004, ia terpilih menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat. Puncak kariernya di eksekutif adalah ketika ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor. Meskipun sempat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bogor pada tahun 2013 dan 2018, ia belum berhasil memenangkan kontestasi tersebut. Pada Pemilu 2019, Ru'yat kembali mencalonkan diri menjadi Anggota DPRD Kota Bogor.

Achmad Ru'yat dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen terhadap perbaikan masyarakat. Gaya komunikasinya cenderung dekat dengan masyarakat, dan ia dikenal karena memperjuangkan kebijakan yang humanis. Ia juga dikenal memiliki basis intelektual yang kuat, didukung oleh pendidikannya di IPB dan UI.

Ru'yat adalah seorang politisi dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman yang luas di berbagai tingkatan pemerintahan. Ia mewakili arus pemikiran Islam modern yang inklusif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dalam spektrum politik Indonesia, ia menempatkan diri sebagai tokoh yang memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.