Abdul Halim Muslih
Bupati Bantul dua periode yang dikenal dengan fokus pada pelayanan publik dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Biografi
Abdul Halim Muslih adalah Bupati Bantul yang menjabat selama dua periode, yakni 2021-2025 dan 2025-2030. Ia lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 29 April 1970. Kiprah politiknya dimulai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di mana ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Bantul (1999-2009) dan Wakil Ketua DPW PKB DIY (2004-2009). Saat ini, ia masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bantul. Sebelum menjabat sebagai bupati, Abdul Halim Muslih merupakan anggota DPRD DIY selama dua periode (2004-2009 dan 2009-2014) dan Wakil Bupati Bantul (2016-2021) mendampingi Bupati Suharsono. Pada Pilkada 2024, ia menggandeng Aris Suharyanta dan berhasil memenangkan kontestasi.
Latar belakang pendidikannya dihabiskan di Rembang, yang dikenal sebagai "Little Tiongkok", termasuk pendidikan formal dan nonformal di sejumlah pondok pesantren. Ia menempuh pendidikan di SD Nawawiah Rembang, MTs Muallimin Muallimat Rembang, dan MA Muallimin Muallimat Rembang. Selain itu, ia juga tercatat sebagai santri di Pesantren Al-Irsyad, Rembang; Pesantren Roudhotut Tholibin, Rembang; serta Pesantren Al-Mahalli di Pleret, Bantul. Abdul Halim Muslih menikah dengan Emi Masruroh dan dikaruniai dua orang anak.
Karakter kepemimpinan Abdul Halim Muslih tercermin dalam komitmennya terhadap pemerintahan yang terbuka, berempati, dan mengedepankan efisiensi layanan publik. Ia aktif menggunakan media sosial, seperti Instagram, untuk menghimpun keluhan dan kritik dari masyarakat. Prinsip egaliter yang diperolehnya dari pesantren menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.
Abdul Halim Muslih mewakili arus pemikiran nasionalis religius yang kuat, dengan penekanan pada nilai-nilai keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.