SorotanAktif

Prestasi Sepakbola Indonesia

Diperbarui 2 minggu lalu

Deskripsi

Prestasi sepak bola Indonesia masih menjadi sorotan, terutama terkait kegagalan lolos ke Piala Dunia. Meskipun ada peningkatan ranking FIFA dan upaya serius dari PSSI, tantangan besar masih dihadapi untuk mencapai standar global.

Definisi masalah

Indonesia belum berhasil lolos ke ajang Piala Dunia, sebuah fakta yang bahkan menjadi keresahan Presiden Prabowo Subianto. Meskipun Timnas Indonesia mencatatkan sejarah modern dengan menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, langkah mereka terhenti, sehingga belum berhasil mewujudkan mimpi tampil di putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan ini bukan hanya sekadar hasil pertandingan, tetapi menjadi perhatian serius hingga tingkat kepresidenan.

Untuk bersaing di level tertinggi, Indonesia masih perlu meningkatkan konsistensi permainan, kedalaman skuad, efektivitas penyelesaian akhir, serta pengalaman dalam laga-laga bertekanan tinggi. Regenerasi pemain harus berjalan berkelanjutan, didukung oleh liga yang kompetitif untuk membentuk pemain dengan kualitas teknik, fisik, dan mental yang siap bersaing di level internasional.

Kualitas Timnas Indonesia mulai menunjukkan peningkatan di level Asia, ditandai dengan kehadiran pemain diaspora, peningkatan kualitas skuad, dan pembenahan organisasi sepak bola. Indonesia berhasil naik 10 peringkat ke posisi 118 dunia setelah dua kemenangan beruntun pada FIFA Matchday Juni 2026, dengan target PSSI untuk masuk 100 besar dunia.

Masalah yang terkait dengan kebijakan mencakup kesinambungan program tim nasional agar tidak terganggu oleh perubahan kebijakan atau pergantian kepengurusan. Diperlukan investasi pada aspek pelatih, ilmu olahraga (sport science), fasilitas latihan, dan tata kelola sepak bola untuk menghasilkan atlet yang kompeten.

Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat krusial. Target lolos ke Piala Dunia 2030 dapat diperjuangkan jika pemerintah, PSSI, klub, akademi, dan masyarakat memiliki visi yang sama dan konsisten membangun ekosistem sepak bola secara berkelanjutan.

Upaya penanganan yang sedang dilakukan meliputi pembangunan fondasi menuju Piala Dunia 2030, di mana kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadikan batu loncatan. Pemanfaatan FIFA Matchday penting untuk perolehan poin ranking FIFA dan persiapan jangka panjang, serta peningkatan "talent pool" melalui pemanggilan banyak pemain untuk pemusatan latihan.

Kondisi terbaru menunjukkan Timnas Indonesia naik 10 peringkat ke posisi 118 dunia per Juni 2026, hasil dari dua kemenangan beruntun di FIFA Matchday. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menargetkan Indonesia masuk 100 besar dunia, namun mengingatkan untuk tidak terlena. Persiapan intensif sedang dilakukan di bawah pelatih John Herdman, dengan fokus jangka panjang pada berbagai agenda internasional menuju Piala Dunia 2030.