Kepemimpinan
Deskripsi
Badan Informasi Geospasial (BIG) mengemban mandat krusial untuk menyelenggarakan Informasi Geospasial (IG) di Indonesia, menjadikannya infrastruktur dasar bagi perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, mitigasi bencana, dan penegasan batas wilayah. Akurasi dan integrasi IG yang disediakan BIG sangat vital, terbukti mampu menyelamatkan triliunan rupiah keuangan negara melalui dukungan data geospasial.
Ruang lingkup operasional BIG mencakup regulasi melalui penyusunan kebijakan dan standar IG, pelayanan produk dan konsultasi geospasial, serta program strategis seperti penguatan penegasan batas negara dan penghargaan inovasi pemanfaatan IG. BIG juga berperan aktif dalam isu nasional seperti kedaulatan, efisiensi anggaran, dan mitigasi bencana, serta mendorong pengembangan profesi di bidang geospasial.
Mandat
Badan Informasi Geospasial (BIG) mengemban mandat krusial dalam menyelenggarakan Informasi Geospasial (IG) di Indonesia. Kehadiran lembaga ini sangat signifikan karena IG merupakan infrastruktur dasar yang vital bagi perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, mitigasi bencana, hingga penegasan batas wilayah negara.
Ruang lingkup tugas BIG mencakup aspek regulasi, pelayanan, dan program. Secara regulasi, BIG berperan dalam penyusunan kebijakan dan standar terkait IG, termasuk melalui SEB Lintas Kementerian untuk transformasi IG Nasional. Dalam aspek pelayanan, BIG menyediakan berbagai produk IG dan layanan konsultasi, sementara program-programnya meliputi lomba gambar peta hingga penghargaan Bhumandala Award.
Beberapa intervensi program strategis BIG meliputi penguatan penegasan batas negara, seperti penambahan 127,3 hektare wilayah di Pulau Sebatik, dan kerja sama antara pemerintah pusat dengan BUMN dalam penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar. BIG juga mendorong inovasi pemanfaatan IG melalui penghargaan Bhumandala Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial serta mendukung pengembangan profesi di bidang IG.
BIG memiliki peran krusial dalam berbagai isu nasional, mulai dari memperkuat penegasan batas negara hingga membantu Satgas PKH menyelamatkan keuangan negara berkat data geospasial. Kontribusinya juga terlihat dalam mitigasi bencana, seperti analisis gempa bumi Laut Banda, serta keterlibatan dalam Babak Baru Mutual Recognition Arrangement (MRA) on Surveying.
Warga negara dapat berurusan dengan BIG ketika membutuhkan data geospasial untuk keperluan penelitian, perencanaan pembangunan, atau pengembangan aplikasi berbasis lokasi. Masyarakat umum juga dapat berinteraksi melalui program edukasi seperti lomba gambar peta untuk anak, atau mengikuti perkembangan informasi geospasial melalui media sosial dan situs web resmi BIG.
Sebagai kesimpulan, BIG adalah lembaga vital yang menjadi tulang punggung penyediaan dan pengelolaan Informasi Geospasial di Indonesia. Mandatnya yang luas mencakup regulasi, pelayanan, dan program strategis yang berdampak langsung pada efektivitas pemerintahan, kedaulatan negara, pengelolaan sumber daya, dan mitigasi bencana.