Perkembangan Harga Minyak Brent Tiga Bulan Terakhir
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Perkembangan harga minyak Brent selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak pertengahan April hingga Juli 2026, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Pada periode April hingga Mei, harga minyak Brent relatif stabil dan bergerak di kisaran level USD 80 hingga USD 85 per barel. Stabilitas ini didukung oleh keseimbangan antara permintaan global yang konstan dan kebijakan pembatasan produksi yang konsisten dari negara-negara anggota OPEC+.
Namun memasuki pertengahan Juni 2026, pasar mengalami tekanan hebat yang meruntuhkan harga ke titik terendahnya dalam tiga bulan terakhir, yakni di kisaran USD 73 hingga USD 78 per barel. Penurunan tajam ini dipicu oleh munculnya rincian kesepakatan damai sementara di Timur Tengah yang berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan pasokan. Faktor ini diperparah oleh sentimen negatif dari peningkatan stok minyak mentah komersial di Amerika Serikat yang melampaui estimasi para analis.
Tren penurunan tersebut tidak bertahan lama akibat dinamika geopolitik yang kembali memanas memasuki bulan Juli 2026. Konflik baru yang melibatkan pembelokan eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz memicu kecemasan massal akan terjadinya sumbatan jalur maritim energi. Akibatnya, harga minyak Brent melonjak tajam kembali ke level USD 85,74 per barel per pertengahan Juli, sekaligus mengapus seluruh penurunan yang terjadi pada bulan sebelumnya.