Data Pengangguran Terbuka Indonesia 2015 - 2025
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam satu dekade terakhir, dari 5,81% pada tahun 2015 menjadi proyeksi 4,76% pada tahun 2025. Penurunan absolut sebesar 1,05% atau 18,07% secara relatif ini mengindikasikan perbaikan kondisi pasar kerja secara keseluruhan dalam periode tersebut.
Meskipun tren umumnya menurun, terdapat anomali penting pada tahun 2021, di mana TPT melonjak menjadi 6,26%, menjadi titik tertinggi dalam periode pengamatan, setelah sebelumnya menunjukkan penurunan konsisten hingga 4,94% pada tahun 2020. Lonjakan ini kemungkinan besar terkait dengan dampak pandemi global terhadap ekonomi dan pasar tenaga kerja. Namun, setelah puncak tersebut, TPT kembali menunjukkan penurunan yang stabil, mencapai 4,82% pada tahun 2024 dan diproyeksikan terus menurun hingga 4,76% pada tahun 2025.
Dinamika TPT ini memiliki implikasi krusial bagi kebijakan publik, khususnya dalam perencanaan pembangunan ekonomi dan program ketenagakerjaan. Penurunan TPT yang berkelanjutan, kecuali anomali 2021, menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, lonjakan pada tahun 2021 juga menjadi pengingat penting akan kerentanan pasar kerja terhadap guncangan eksternal, sehingga memerlukan strategi mitigasi yang adaptif untuk menjaga stabilitas dan resiliensi ekonomi.