Bukan Perbaikan Gizi, Pelajar Justru Anggap MBG Hanya Menghemat Uang Jajan
Visualisasi
Keterangan
Ada beragam penilaian ketika ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai ke meja kelas. Memang ada yang menyadari bahwa tujuan program MBG untuk perbaikan gizi. Tapi justru ada persepsi lain
Laporan survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Wahana Visi Indonesia, dan Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) yang bertajuk Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspektif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis mengungkapkan jika ada banyak persepsi. Berikut rincian tujuan MBG menurut responden dalam survei ini:
Hemat uang jajan: 16,7%
Pola makan teratur: 7,1%
Meningkatkan konsentrasi belajar: 6,5%
Anak Indonesia sehat: 5,6%
Pemenuhan gizi: 4%
Kenyang: 3,4%
Edukasi gizi: 3,3%
Makan bersama: 3,3%
Tidak jajan sembarangan: 1,6%
Membantu orang tidak mampu: 1,5%
Mengatasi stunting: 1,4%
Rajin ke sekolah: 1,1%
Sarapan terjamin: 1%
Meningkatkan prestasi: 0,9%
4 sehat 5 sempurna: 0,7%
Tidak tahu: 0,4%
Data ini bersumber survei ke 1.624 responden yang tersebar di 12 provinsi Indonesia. Kriteria responden adalah berusia 12-17 tahun, berasal dari jenjang pendidikan SD sampai SMA, dan pernah menerima MBG lebih dari sekali.