10 Negara yang Banyak Dikunjungi Wisatawan Indonesia pada 2025
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Minat masyarakat Indonesia untuk bepergian ke luar negeri rupanya makin tak terbendung. Sepanjang tahun 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 9,16 juta perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nasional (wisnas). Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,45% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan konsisten ini menandakan pemulihan sektor pariwisata luar negeri dan meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian lintas negara,” tulis BPS dalam laporan Statistik Wisatawan Nusantara 2025.
Sebagai catatan, kategori wisnas ini merujuk pada warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri untuk liburan, bisnis, atau keperluan lain dengan durasi maksimal satu tahun—bukan untuk bekerja atau mencari nafkah di negara tujuan.
Tetangga Dekat dan Destinasi Ibadah Masih Jadi Primadona
Lalu, ke mana arah paspor orang Indonesia paling banyak dicap? Jawabannya ternyata tidak jauh dari rumah. Asia Tenggara masih menjadi magnet utama, dengan Malaysia kokoh di posisi puncak yang meraup 29,25% dari total perjalanan, disusul oleh Singapura (13,41%) di posisi ketiga.
Menurut analisis BPS, tingginya angka kunjungan ke dua negara tetangga ini sangat dipengaruhi oleh faktor kedekatan geografis, biaya perjalanan yang kompetitif, serta konektivitas transportasi yang sangat memadai.
Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Arab Saudi dengan porsi 18,05%. Berbeda dengan motif pelesiran ke Malaysia atau Singapura, perjalanan ke Arab Saudi hampir seluruhnya didorong oleh tujuan ibadah, yakni haji dan umroh.
Daftar 10 Negara Paling Sering Dikunjungi Wisnas (2025)
Berikut adalah peta sebaran destinasi favorit warga Indonesia saat bepergian ke luar negeri:
Malaysia: 29,25%
Arab Saudi: 18,05%
Singapura: 13,41%
China: 6,76%
Thailand: 4,69%
Jepang: 4,18%
Timor Leste: 2,72%
Kamboja: 2,43%
Australia: 2,02%
Korea Selatan: 2,00%